Minggu, 14 Oktober 2018

Silaturahim Haji Romb. 6 Kloter 15 JKS Kota Bekasi 1438 H / 2017 M

Alhamdulillah, silaturahim ke-empat  (IV) terselenggara pada   hari Ahad, 14 Oktober 2018 bertempat di kediaman Pak Haji Arif di Taman Kota, Bekasi Timur.

Alhamdulillah Ustadz yang memberikan tausiyah adalah Drs. H. Suyono Saputro, MM warga Mekar Sari, Bekasi yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Bintal dan Agama Kemenkeu RI. Dalam pemaparannya beliau menjelaskan bagaimana tidak ringannya menjaga komitmen sebagai Haji/Hajjah yang mabrur/mabrurah. Bahwa silaturahim Selain baik sekali untuk saling mengingatkan menjaga keimanan dan ketaqwaan kepada Allah swt, menyitir ayat Al Quran Surat Al Anfal ayat 2-4 yang berbunyi:

إِنَّمَا ٱلۡمُؤۡمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتۡ قُلُوبُہُمۡ وَإِذَا تُلِيَتۡ عَلَيۡہِمۡ ءَايَـٰتُهُ ۥ زَادَتۡہُمۡ إِيمَـٰنً۬ا وَعَلَىٰ رَبِّهِمۡ يَتَوَكَّلُونَ (٢) ٱلَّذِينَ يُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَـٰهُمۡ يُنفِقُونَ (٣)أُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُؤۡمِنُونَ حَقًّ۬ا‌ۚ لَّهُمۡ دَرَجَـٰتٌ عِندَ رَبِّهِمۡ وَمَغۡفِرَةٌ۬ وَرِزۡقٌ۬ ڪَرِيمٌ۬ (٤)
Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka [karenanya] dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal, (2) [yaitu] orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. (3) Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki [ni’mat] yang mulia.” (4). (QS Al-Anfal [8]: 2-4).
Seorang Haji yang mabrur/mabrurah adalah seseorang yang dapat menjaga keimanannya yaitu:
  1. Memiliki Rasa Gemetar Hatinya kepada Allah ketika mendengar ayat Allah, termasuk mendengar     panggilan adzan untuk shalat, maka bersegeralah.
  2. Bertambah imannya jika dibacakan ayat Al-Quran yaitu dengan beramal shaleh dan banyak bersedekah.
  3. Bertawakkal hanya kepada Allah yaitu orang menyandarkan segala urusannya hanya kepada Allah, Kullu ma qadarullah khoir segala kehendak Allah adalah baik. Jika Allah tidak berkehendak, maka sesuatu tidak akan terjadi. Contohnya adalah  seorang boss yg tertinggal pesawat namun ternyata bersyukur karena pesawat tersebut mngelami musibah yg hanya diketahui Allah swt semata, Allahu akbar.
  4. Mendirikan Shalat, sebagai bukti keimanan seseorang dan shalat dapat mencegah kemunkaran, mencegah dari perbuatan keji dan munkar. Khususnya laki-laki untuk shalat berjamaah di mesjid. 
  5. Gemar berinfaq di jalan Allah yaitu yang menginfakkan rezki yang diberikan Allah swt untuk kebaikan di dunia dan akhirat.
Kalau ciri atau karakteristik dari orang-orang yang beriman telah dimiliki seseorang maka mereka itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya dan akan mendapatkan balasan berupa:
1. Derajat yang tinggi di sisi Allah,
2. Magfiroh, ampunan dari Allah swt,
3. Rizky yang mulia yaitu syurga-Nya Allah swt.

Semoga kita semua dapat menjaga keimanan dan ketaqwaan tetap menjadi haji/hajjah yang mabrur/mabrurah, Aamiin Ya Rabbal Alamin.

Pada kesempatan ini teman2 jemaah alhamdulillah berhasil mengumpulkan dana sumbangan Peduli Palu khususnya kepada saudara2 kita jemaah Kloter JKS15 Rombongan 6 ini yang 5 (lima) orang telah kembali ke domisili asal di Palu. Walaupun jumlahnya tidak seberapa Rp 1,05 juta semoga dapat memberikan manfaat dan barakah bagi saudara2 kita di sana, Aamin Ya Rabbal Alamin.








Silaturahmi Ketiga  (III) terselenggara pada   8 Juli 2018 bertempat di kediaman Pak Haji Asrofi di Alam Raya, Pondok Melati, Bekasi.
Tausiyah disampaikan oleh Ust. Irwan Wahyudi, Lc, MPd, al-Hafidz yang menyampaikan pentingnya Silaturrahim dalam menjaga ukhuwah di antara kita.









Silaturahmi Kedua  (II) terselenggara pada   8 April 2018 bertempat di kediaman Pak Haji Aam di Dukuh Zamrud, Kota Legenda, Mustika Jaya, Bekasi.

Tausiyah disampaikan oleh Ustadz  H. Amiruddin yang menjelaskan :
Pentingnya mahabati linnas,
Keutamaan istiqomah
Makna doa setelah haji
Amalan setelah haji:
- shalat berjamaah
- majelis ilmu
- berkumpul dgn orang baik untuk menjaga kesholihan
- membuat amal2 yg kontinu: sayyidul istighfar
           "Subhanalah Wabihamdihi, Subhanallahiladzim, Astagfirullah"
Wallahu alam, bisshowab.






Alhamdulillah Silaturahmi Pertama (I) terselenggara pada  21 Januari 2018 bertempat di kediaman Pak Haji Erry di  Alinda Kencana, Bekasi Utara







Jumat, 31 Agustus 2018

Tour de Jonggol

Kalau liburan tiba atau Hari Raya bolehlah kita main ke Kebon Pakde @ Gofif Farm di arah Sukamakmur, Dayeuh Jonggol.

Jalan ke sana dulu sebelumtahun 2000-an harus melewati dua sungai yang pertama cukup lebar yang kedua hanya kali beberapa meter saja, namun kini untuk sungai yang lebar sudah ada jembatan pilar gantung sedangkan yang kali kecil memakai jembatan batang kelapa, yuk kita jelajahi..

















Senin, 25 September 2017

Catatan Kisah Perjalanan Haji Mandiri 1438 H/2017 M

Banyak sekali yang ingin Pi Siaga tuangkan dalam blog ini mengenai kisah perjalanan spiritual ke Tanah Suci di Mekah  Al Mukaramah dan Medinah Al Munawarah entah ingin memulainya dari mana.

Panggilan dari Allah SWT ke Baitullah bagiku merupakan suatu anugerah tak hingga. Bagaimana tidak... sejak kami bersama Mayang berniat berangkat haji dengan membuka buku tabungan haji pada salah satu bank syariah pemerintah awal tahun 2011, ya tepatnya menjelang 16 thn wedding anniversary kami, lalu dengan jerih payah Mayang menyisihkan uang hasil kreasi dapur kuenya sampai dengan terkumpulnya dana uang muka syarat pendaftaran haji bulan oktobernya, syukur luar biasa Alhamdulillahi rabbal aalamin...

Dari awal pendaftaran kami bertekad untuk menjadi haji mandiri, yaitu haji yang berangkat tanpa mengikuti bimbingan atau pengurusan KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) atau Yayasan manapun sehingga cukup berbekal manasik haji langsung dari kantor kementerian agama Kabupaten/Kota. Kata orang, sungguh pilihan yang dilematis bagi calon jamaah haji di Indonesia, antara harus ikut KBIH atau Haji Mandiri yaitu langsung mendaftar ke Kantor Kemenag, tanpa dibawah pengurusan KBIH.

Sejatinya, setiap calon haji (Calhaj) harus mandiri, mulai dari pendaftaran, pengurusan administrasi, pemeriksaan kesehatan, pembayaran BPIH, mengikuti bimbingan haji, hingga perjalanan di tanah suci sampai pulang kembali ke kampung halaman. Semua proses itu, sebenarnya tidak sulit. Hanya saja, tidak semua Cahaj bisa memahaminya atau yang sering terjadi, mereka tidak mau tahu tatacara pendaftaran atau prosedur haji secara keseluruhan. Ngutip nih dari tulisannya Mas Taufiq El-Rachman dari Malang

Pi Siaga dan Mayang isteri tercinta tergabung dalam Kloter 15 JKS artinya kelompok terbang Provinsi Jawa Barat yang ke-15 dengan pesawat Saudi Arabian Airlines (JKS= Jakarta Saudi, Kalau JKG= Jakarta Garuda). Kloter JKS-15 ini merupakan kloter dari Kota Bekasi yang pertama berangkat Gelombang I hanya terdiri dari 31 orang sehingga ikut gabungan bersama jamaah dari Kota Cimahi dan Kab. Kerawang.

Kloter JKS-15 berangkat pada 2 Agustus 2017 pagi hari, setelah sehari sebelumnya masuk asrama embarkasi Jawa Barat di Bekasi pada 1 Agustus pagi hari dan kembali ke Asrama Debarkasi Bekasi pada 11 September 2017 jelang malam.

Alhamdulillah lagi-lagi Pi Siaga mendapat anugerah menjadi Kepala Regu (Karu 24) yang tergabung dalam Rombongan 6 dari 10 Rombongan, Pimpinan atau Ketua Kloter Pak Yakub dari Kerawang, Tim Pembina Ibadah Pak Kyai Juwari dari provinsi Jabar, Tim Dokter dr Tati dari Cimahi dengan perawat Pak Oman dan Bu Dwi serta Pak Ardi koas-nya he he heee...upsss ketinggalan ya Karomnya Pak Rohmat juragan ekspedisi dari Cibubur. Lumayanlah jadi Ketua Regu dapat honor di awal Rp 470 ribu.. jadi kalau ditambah living cost 1.500 SAR dan uang pengembalian paspor Rp 300 rb, lebih dari cukup buat oleh-oleh seperempat kuintal alias 25 kg Kurma Ajwa kualitas super :)

Gelombang I ini adalah haji yang terlebih dahulu ke Medinah untuk berziarah ke Kota Suci Medinah yaitu ke Masjid Nabawi untuk memenuhi target ibadah Shalat Arbain dan ziarah lainnya seperti Makam Rasulullah selama 8-9 hari barulah setelah itu menuju Kota Mekkah. Haji Gelombang I tergolong  Haji Tamatu yaitu TAngi MAkan TUru (yang arti harfiahnya bersenang-senang, bertamasya oleh karena itu dikenakan pembayaran hadyu) uppsss maksudnya berumrah dulu saat tiba di Mekkah, kemudian melepas ihram barulah saat mendekati puncak haji bersiap dengan berihram kembali dari Mekkah tempat jamaah stay di hotel atau penginapan tuk menuju Arafah (Armina).  

Rasanya terlalu banyak yang mau diceritakan, biar gambar aja yang bercerita ya....

Formasi lengkap Rombongan 6 (Kota Bekasi) Kloter JKS-15
Sesaat sebelum naik pesawat di Apron Bandara Soetta,
delay hampir 2 jam euy... turun dari bus foto2 dulu sambil antri toilet portable 
Ketua Kloter, Ketua Rombongan 6 dan Karu 22-24

Pose bebas, Karom "satu".. Pi Siaga "lima",  2 Karu lain dan jamaah
MADINAH AL MUNAWARAH

Subuh pertama di Masjid Nabawi
Itikaf menanti Isya
Menjemput Taman Surga Raudhah
jelang syuruq di Nabawi
bertemu Ustadz Mufti Kloter JKS-16
dengan bidadari syurgaku... Mayang tercinta
musyawarah dalam kamar @ Hotel Harmony di Madinah

Emak2  calon hajjah bergaya kepanasan... :))
Jabal Uhud
yg paling kanan, tamu dari rombongan lain
bergaya di Jabal Magnet


atas-bawah: di Museum Qiswah
Bertemu rekan kantor
MEKKAH AL MUKARAMAH

Selamat datang di Hotel Mekkah

Terminal Shalawat
Sa'i di Sofa Marwa
Selesai Tawaf Wajib dan Sai Pertama, ngak sempat difoto


Wisata Mekah: Jabal Nur

Jabal Rahmah di Bukit Arafat
Peninggalan Mesjid Hudaibiyah
Shalat Magrib di Mal Zam Zam Tower
Menanti subuh di Masjidil Haram


Setelah Tawaf di Lantai 2 sebelum Arafah
Bertemu orang tua tetangga Jakarta
Bertemu Bu Hajjah senior di Surabaya
Burung "Sahabat Rasul" di Lt. 10 Hotel 102 Mekah

Persiapan meninggalkan Mekah berangkat menuju Arafah 8 Dzulhijah

Rombongan 6 minus yang mengikuti Tarwiyah
to be continued

Setelah tepat hampir setahun, admin Pi Siaga baru sempat update nih....

ARMINA (ARAFAH, MUDZDALIFAH, MINA)

Maktab Mina
Masjid antara dua bukit di Mina, mabit yang paling afdol hingga shalat fajar
sebelum lontar jumrah, Mesjid Al Khaif, mesjid 70 nabi
Maktab 23 JKS-15 Rombongan 6 Akhwat di Mina
 

Khutbah Arafah di tenda


Maktab saat Nafar Tsani sdh sunyi cukup pakai Hijab



Dalam terowongan Mina
Setelah lontar jumrah akhir nafar tsani syafar kembali ke Mekah
Alhamdulillah Ya Allah atas Nikmat dan Anugerah yang Engkau berikan pada kami
BACK TO MECCA

Tawaf Ifadah


Bertemu rekan kantor seperjuangan...

Bertemu soulmate sejawat
Tawaf Wada, perpisahan dengan Baitullah jelang tengah hari,
padat sehingga syukur alhamdulillah dapat di lantai paling atas (roof top)
Ya Allah kami akan berpisah semoga sementara dengan rumah-Mu Baitullah ini,
Ya Rabb Ya Aziz Ya Ghoffar panggillah kami kembali ke rumah Mu nan Agung dan Suci ini
dalam kerinduan kalbu pada Mu yang diliputi iman, Aamiin  Yaa Mujibas Sailiin
Alhamdulilllah kepulangan ke tanah air dengan Saudian Airlines PP
Allaahummaghfir lil-haajji wa limanistaghfara lahul haajju.

"Ya Allah, ampunilah orang yang haji dan orang yang dimohonkan ampunan oleh orang yang haji”. (HR Baihaqi).

Kami kembali, kami bertaubat, kami beribadah kepada Allah, dan kami memuji Rabb kami

Yaa.. Allah perkenankan Engkau untuk menyampaikan orang-orang yang hadir di sini, mohon dapat menziarahi Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Ya.. Allah, jadikan haji kami haji yang mabrur, sa'i yang disyukuri dosa yang terampuni dan amal shaleh yang diterima, perdagangan yang tidak merugi, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu.

Ya.. Allah berikan kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan jauhkan kami dari siksa api neraka. Dan segala puji bagi Allah, Tuhan Pemelihara seluruh alam